Terima Kasih, IKET — Sebuah Perjalanan yang Terus Berlanjut

09 September 2026 | Development

👁️ 10 x dilihat ⏱️ Waktu baca: 4 menit
Terima Kasih, IKET — Sebuah Perjalanan yang Terus Berlanjut

Terima Kasih, IKET — Cerita yang Belum Selesai

Ada beberapa hal yang kita bangun dalam hidup hanya untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan.

Tapi ada juga yang, setelah selesai dibangun, justru meninggalkan cerita.

Bagi kami, IKET adalah salah satunya.

IKET — Kepegawaian Mandiri — mungkin bagi sebagian orang hanyalah sebuah aplikasi di dalam ponsel.

Buka aplikasi.
Login.
Presensi.
Ajukan layanan.
Selesai.

Sesederhana itu dari sisi pengguna.

Tetapi di baliknya, ada begitu banyak cerita yang mungkin tidak pernah terlihat.

Semuanya Pernah Dimulai dari Nol

IKET tidak langsung menjadi seperti yang Bapak/Ibu kenal hari ini.

Ia dimulai dari gagasan.

Dari diskusi.

Dari desain yang berubah berkali-kali.

Dari barisan kode yang terus bertambah.

Dari fitur yang dicoba, gagal, diperbaiki, lalu dicoba lagi.

Dan tentu saja...

dari bug. Banyak bug. 😄

Ada hari ketika semuanya berjalan lancar.

Ada juga hari ketika satu masalah kecil terasa seperti masalah terbesar di dunia.

Ada laporan masuk ketika hari sudah malam.

Ada pembaruan yang harus segera diselesaikan.

Ada rasa lelah ketika sesuatu tidak kunjung berhasil.

Tetapi ada satu hal yang selalu membuat semuanya terasa sepadan:

ketika sesuatu yang awalnya hanya berupa kode akhirnya benar-benar membantu seseorang.

Di Balik Setiap “Sudah Bisa, Pak”

Ada kalimat-kalimat sederhana yang mungkin bagi pengguna tidak berarti banyak.

“Sudah bisa, Pak.”

“Sudah normal.”

“Sudah bisa presensi.”

“Terima kasih, Pak.”

Tetapi bagi developer, kalimat-kalimat sederhana itu sering kali menjadi hadiah terbaik.

Karena di balik satu kalimat “sudah bisa”, ada proses mencari masalah, membaca log, mencoba berbagai kemungkinan, memperbaiki kode, melakukan build, testing, dan berharap semuanya benar-benar berhasil.

Begitulah perjalanan IKET.

Tidak selalu sempurna.

Tetapi selalu diusahakan.

Terima Kasih untuk Bapak/Ibu

Untuk seluruh Bapak/Ibu pengguna IKET,

terima kasih.

Terima kasih karena telah menggunakan IKET.

Terima kasih karena telah melaporkan ketika ada masalah.

Terima kasih atas kritik dan masukannya.

Terima kasih karena tetap bersabar ketika sebuah perbaikan membutuhkan waktu.

Dan terima kasih karena secara tidak langsung telah membantu kami belajar menjadi developer yang lebih baik.

Mungkin Bapak/Ibu hanya melihat sebuah aplikasi.

Tetapi kami melihat ribuan cerita kecil di baliknya.

Dan Kami Memohon Maaf

Kami tahu, perjalanan IKET tidak selalu berjalan sempurna.

Pernah ada fitur yang bermasalah.

Pernah ada pembaruan yang belum sesuai harapan.

Pernah ada kendala yang mungkin mengganggu pekerjaan Bapak/Ibu.

Untuk semuanya itu,

kami mohon maaf.

Kami mungkin tidak selalu berhasil memberikan pengalaman terbaik.

Tetapi percayalah, setiap kendala yang dilaporkan selalu menjadi sesuatu yang kami pikirkan dan kami usahakan untuk diperbaiki.

Bukan Selamat Tinggal

Kini, IKET memasuki babak baru.

Pengembangan dan pengelolaan IKET terus berjalan bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dan bagi kami, ini bukan benar-benar sebuah perpisahan.

Karena perjalanan yang dulu dimulai dengan menulis kode, membangun fitur, dan memperbaiki bug, kini tetap berlanjut — hanya dengan peran dan tanggung jawab yang berbeda.

Dulu kami membangun IKET dari sisi developer.

Sekarang, kami memiliki kesempatan untuk tetap ikut menjaganya dan melanjutkan perjalanannya dari dalam Diskominfo.

Jadi, kami tidak benar-benar pergi.

Kami hanya berpindah tempat untuk melanjutkan cerita yang sama.

Suatu Hari Nanti...

Mungkin suatu hari nanti IKET akan memiliki tampilan yang berbeda.

Fitur yang lebih banyak.

Teknologi yang lebih baru.

Sistem yang jauh lebih baik dari apa yang kami bangun hari ini.

Dan mungkin, suatu saat nanti, tidak banyak yang akan mengingat siapa yang pertama kali menulis kode-kodenya.

Tidak apa-apa.

Karena memang bukan itu tujuan kami.

Yang kami harapkan sederhana:

semoga apa yang pernah kami bangun menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Karena sebuah karya tidak harus selalu mengingat nama pembuatnya.

Cukup ketika ia masih memberikan manfaat bagi orang lain.

Untuk IKET

Kalau suatu hari nanti kami melihat IKET berkembang jauh lebih besar dari hari ini, mungkin kami hanya akan tersenyum.

Mengingat bagaimana semuanya pernah dimulai.

Mengingat malam-malam ketika kami mengejar bug.

Mengingat pembaruan yang harus selesai.

Mengingat laporan-laporan yang masuk.

Mengingat orang-orang yang pernah membantu.

Dan mengingat bahwa...

pernah ada masa ketika kami membangun sesuatu bernama IKET, dengan segala kemampuan yang kami punya.

Dan kami akan selalu bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan itu.

Terima Kasih

Untuk seluruh Bapak/Ibu pengguna IKET,

terima kasih telah menjadi bagian dari cerita kami.

Terima kasih atas kepercayaan.

Terima kasih atas kesabaran.

Terima kasih atas kritik.

Terima kasih atas dukungan.

Dan terima kasih untuk setiap “sudah bisa, Pak” yang mungkin sederhana bagi Bapak/Ibu, tetapi sangat berarti bagi kami.

Kami tidak mengatakan selamat tinggal.

Karena ceritanya belum selesai.

Kami hanya melanjutkan ke halaman berikutnya.

Semoga IKET terus tumbuh.

Semoga semakin baik.

Semoga semakin bermanfaat.

Dan semoga apa yang telah dimulai dengan penuh perjuangan ini dapat terus dilanjutkan dengan lebih banyak cerita baik.

Terima kasih, IKET.

Untuk semua bug.
Untuk semua lembur.
Untuk semua revisi.
Untuk semua tawa dan lelah.
Untuk semua pembelajaran.
Dan terutama...

untuk semua orang yang pernah menjadi bagian dari perjalanan ini.

❤️

Sampai jumpa di halaman berikutnya.

Developer IKET
Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tasikmalaya